Jumat, 23 September 2016

HIDUP ADALAH PILIHAN



Nama               : Pidia Citra
Kelas               : 4EB19
NPM               : 26213856
Tulisan             :Membuat Cerita Dengan Menghubungkan Dengan Kehidupan
Judul               : HIDUP ADALAH PILIHAN
UNIVERSITAS GUNADARMA

Assalamualaikum wr.wb

Kita dilahirkan ke dunia ini bukan berdasarkan keberuntungan ataupun dengan sebab yang lainnya , tapi kita dilahirkan kedunia ini karena kita adalah sebuah pilihan. Pilihan yang dipilih oleh Allah SWT agar kita dapat merasakan begitu nikmatnya alam yang sudah Allah ciptakan . kehidupan yang sempurna bukanlah kehidupan yang dijalankan dengan begitu saja , tetapi semua ada pilihan masing-masing , sebagai manusia yang berakal dan manusia yang Allah ciptakan dengan sangat sempurna , tentunya kita dapat memilih kehidupan apa yang akan kita jalani nantinya, apakah itu buruk ataupun baik, semua tergantung pada pilihan apa yang kita pilih. 

Ada perbedaan antara takdir dengan pilihan , ketika takdir itu menghampiri kita tentunya kita tidak akan bisa berbuat apa-apa karna semua itu sudah diatur oleh Allah, tetapi sebuah pilihan itu dapat diubah oleh diri kita sendiri, seperti halnya ada dua buah bibit tanaman yang terhampar diladang yang subur, bibit pertama berkata “aku ingin tumbuh besar, aku ingin menjejakkan akarku dalam-dalam pada tanah ini, dan menjulangkan tunas-tunasku diatas kerasnya tanah ini. Aku ingin membentangkan semua tunasku, untuk menyampaikan salam musim semi, aku ingin merasakan kehangatan matahari dan kelembutan embun pagi di pucuk daunku” dan bibit ini pun tumbuh , makin menjulang. Sedangkan bibit kedua berkata “aku takut menanamkan akarku ke dalam tanah ini, aku tahu apa yang akan aku temui dibawah sana, bukankah disana sangatlah gelap? Dan jika kutereboskan tunasku keatas, bukankah nanti keindahan tunas-tunasku akan hilang? Tunasku ini pasti akan terkoyak. Apa yang akan terjadi jika tunasku terbuka dan siput-siput mencoba untuk memakannya? Dan pasti jika aku tumbuh dan merekah, semua anak kecil akan berusaha untuk mencabutku dari tanah, tidakkah lebih baik jika aku hanya menunggu sampai semuanya aman?” dan bibit itu pun menunggu dalam kesendirian, sampai akhirnya seekor ayam mengais tanahi ni, dan menemukan bibit kedua tadi dan segera memakannya tanpa sisa.

Begitu pula dengan kehidupan jika kita hanya menghawatirkan apa yang akan terjadi nantinya kita tidak akan pernah tahu bahwa semua itu akan berakhir baik atau buruk , Allah telah memberikan kita akal yang sangat bagus yang bisa kita gunakan untuk menjalani kehidupan ini , pilihlah pilihan dengan bijak, karna jika kita sudah menekuni dan mayakini apa yang menjadi pilihan kita maka kedepannya semua akan baik-baik saja, karna kembali lagi kepada yang menciptakan kita, semua sudah diataur oleh Allah SWT tinggal kita lah yang harus memilih semuanya dengan baik dan benar, dan segera hilangkan semua kekhawatiran yang ada dalam diri kita, yakinkan bahwa kita lah yang mengendalikan rasa khawatir tersebut bukan rasa khawatir tersebut yang mengendalikan kita, dengan begitu kehidupan akan terasa sangat sempurna untuk dijalani .


Wassalamualaikum wr.wb

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.