Minggu, 11 Juni 2017

REVIEW JURNAL 09 (ANALISIS LAPORAN KEUANGAN INTERNASIONAL)

Nama : Pidia Citra
NPM : 26213856
Kelas : 4EB19
Tugas : SOFTSKILL





Tema                                       : Analisis Laporan Keuangan Internasional
Judul                                       : Jurnal Ilmu Sosial Akuntansi
Volume/halaman                     : Volume 6 no 2 / 274-286
Nama Penulis                          : Ni Kadek Intan Nuariyanti dan Ni Made Adi Erawati
Judul Jurnal                            : Analisis Komparatif Kinerja Sebelum dan Sesudah Konversi Ke IFRS
Tanggal Jurnal                         :Tahun 2014
Tujuan Penelitian             : Untuk mampu membandingkan  laporan keuangan serta mampu menambah informasi yang lebih berkualitas di dunia internasional, arus modal secara global dapat dikurangi serta mengurangi pula perbedaan ketentuan dalam pelaporan keuangan, selain itu IFRS juga mampu membantu perusahaan multinasional dalam menngurangi biaya pelaporan dan biaya analisis serta kualitas pelaporan dapat di tingkatkan.
                  
Metode Penelitian                   :
-          Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat komparatif   yang membandingkan kinerja perusahaan sebagai variabel terikat (Y) dan konversi ke IFRS sebagai variabel bebas (X).
-          Penelitian ini menggunakan data kuantitatif yang berupa
Laporan keuangan PT.Bank Mandiri (Persero) Tbk, dengan pengumpulan data sekunder melalui situs resmi Bursa efek
Indonesia yaitu www.idx.co.id atau metode observasi non partisipan Populasi dalam penelitian ini sektor perbankan yang go publik.
-          Untuk mengetahui persentase bobot nilai rasio-rasio keuangan dapat menggunakan acuan sesuai dengan standar ketentuan yang dikeluarka noleh Bank Indonesia namun, dengan memilih beberapa rasio yang dipengaruhi olehpenerapan IFRS antara lain sebagaiberikut :
·         Rasio Likuiditas
·         Rasio Rentabilitas
·         Rasio Solvabilitas

Hasil Penelitian                        :
-          BerdasarkanTabel Rasio Likuiditas, PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk mengalami peningkatan tiap tahunnya. Rata-rata peningkatan Loan To Assets Ratio tahun 2002 sampai dengan tahun 2006 adalah sebesar 3,22% sedangkan rata-rata peningkatan Loan To Assets Ratio tahun 2008 sampai dengan tahun 2012 adalahsebesar 4,43%.
-          Berdasarkan Tabel Rasio Rentabilitas, nilai dari rasio Return on Asset (ROA) PT.BankMandiri (Persero) Tbktahun 2002 sampai dengan 2006 memiliki rata-rata sebesar 0,25% serta mengalami penurunan pada tahun 2006 sedangkan untuk tahun 2008 sampai tahun 2012 mengalami peningkatan dengan rata-rata sebesar 0,19%.
-          Berdasarkan Tabel Solvabilitas, Perkembangan DAR tahun 2002 sampai dengan tahun 2006 berfluktuatif, sedangkan daritahun 2008 sampai dengan tahun 2012 mengalami penurunan tiap tahunnya.Rasio ini juga dipengaruhi oleh konversi IFRS.
-          Berdasarkan hasil perhitungan dan hasil komparasi rasio keuangan PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk antara periode sebelum konversi IFRS (2002-2006) dengan periode setelah konversi IFRS (2008-2012) memiliki perbandingan dinilai dengan perhitungan rasio-rasio keuangan. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal pokok yang diatur atau disebabkan oleh penerapan konversi IFRS yaitu:
a.       Penilaian dan pengukuran assets.
b.      Pengakuan biaya research and development.


Kesimpulan                            :
Terdapat perbedaan kinerja bank Mandiri yang dinilai dari Loan to Assets ratio, Return on Assets serta Debt to Equity Ratio antara periode sebelum konversi IFRS dengan periode setelah konversi IFRS. Perbedaan kinerja antara periode sebelum konversi IFRS dengan periode setelah konversi IFRS disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut:
·         Penerapan prinsip penilaian assets yang menggunakan basis fair value atau nilai wajar untuk periode setelah konversi IFRS, metode pengakuan biaya reasearch an development yang tidak lagi dikapitalisasi
·         Mengkonversi standar pelaporan ke IFRS untuk dapat mengikuti perkembangan standar akuntansi internasional sehingga dapat meningkatkan kewajaran, keandalan dan transparansi laporan keuangan.

Pendapat Mengenai Jurnal     :Menurut kelompok kami, Persaingan bisnis menuntut setiap perusahaan untuk mampu menunjukkan kinerja terbaik dari setiap bisnis yang dijalankan. Kinerja yang disajikan dalam laporan perusahaan harus sesuai dengans tandar yang telah ditetapkan. Salah satu alat ukur kinerja keuangan adalah rasio keuangan yang mengacu pada standar Bank Indonesia. Rasio keuangan dapat diukur dari rasio solvabilitas, likuiditas dan rentabilitas. Bagi perusahaan, diharapkan mengkonversi standar pelaporan ke IFRS untuk dapat mengikuti perkembangan standar akuntansi internasional sehingga dapat meningkatkan kewajaran, keandalan dan transparansi laporan keuangan. Perusahaan go public diwajibkan untuk melakukan harmonisasi standar pelaporan dengan standar internasional yang dikenal dengan IFRS.


DAFTAR PUSTAKA              


REVIEW JURNAL 08 (STANDAR AUDIT &AKUNTANSI GLOBAL)

Nama : Pidia Citra
NPM : 26213856
Kelas : 4EB19
Tugas : SOFTSKILL





Tema                             : STANDAR AUDIT & AKUNTANSI GLOBAL
Nama Jurnal                  : Jurnal Ekonomika dan Bisnis
Volume / Halaman        : Vol. 16  110, No. 11/132-148
Nama Penulis                : Ida Nurhayati, SE, MSi
Judul Jurnal                   : Dampak Konvergensi Standar Akuntansi Keuangan Terhadap International  Financial Reporting Standards ( IFRS ) pada Perusahaan yang Terdaftar di BEI ( StudiKasus Perusahaan Manufaktur )
Tanggal Jurnal               : Agustus 2014
Tujuan Penelitian     : Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bagaimana pengaruh konvergensi Standar Akuntansi Keuangan terhadap International Financial Reporting Standards ( IFRS ) pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Metode Penelitian          : Metode Analisis Deskriptif
Hasil Penelitian             : 1. Seluruh perusahaan sampel mematuhi standar akuntansi keuangan yang baru sebagai pedoman dalam penyusunan laporan keuangan yang berakhir tahun 2012;
2. Dari 84 perusahaan sampel, yang menyatakan bahwa penerapan standar akuntans ikeuangan yang baru berpengaruh secara signifikan terhadap laporan keuangana dalah sebanyak 33 perusahaan sedangkan 51 perusahaan menyatakan tidak berpengaruh secara signifikan;
3. Standar akuntansi keuangan baru yang paling banyak berpengaruh terhadap laporan keuangan adalah PSAK No. 60 yang berpengaruh terhadap 30 perusahaan, PSAK No. 24 berpengaruh terhadap 12 perusahaan, dan PSAK No. 10 berpengaruh terhadap 9 perusahaan, sedangkan PSAK yang lainya pengaruhnya lebih kecil.

Kesimpulan                 : 1.  Rasio likuiditas, secara keseluruhan keadaan perusahaan berada dalam keadaan baik, meskipun selama kurun waktu dari tahun 2009–2011 berfluktuasi. Makin tinggi nilai rasio likuiditas, menandakan bahwa keadaan perusahaan berada dalam kondisi baik atau liquid.
2. Rasio solvabilitas, keadaan perusahaan tahun 2009- 2011 berada pada posisi solvable. Hal ini dapat dilihat bahwa keadaan modal perusahaan cukup untuk menjamin hutang yang diberikan oleh kreditor.
 3. Rasio profitabilitas secara keseluruhan dari tahun 2009-2011    keadaan perusahaan berada dalam posisi baik karena mengalami peningkatan seiring kemampuan perusahaan dalam meningkatkan laba dan efisiensi dalam menggunakan sumber daya.

REVIEW JURNAL 07 (PELAPORAN KEUANGAN & PENILAIAN HARGA)

Nama : Pidia CITRA
NPM  : 26213856
Kelas : 4EB19
Tugas : SOFTSKILL





Tema                             : PELAPORAN KEUANGAN & PENILAIAN HARGA
Nama Jurnal                  : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi
Volume / Halaman        : Vol. 1, No. 3, Hal. 669-679
Nama Penulis                : Marsel Pongoh
Judul Jurnal         : ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PT. BUMI RESOURCES TBK
Tanggal Jurnal               : September 2013
TujuanPenelitian           :Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan PT. Bumi Resources Tbk berdasarkan analisis rasio likuiditas, rentabilititas, dan solvabilitas
MetodePenelitian          : Metode Analisis Deskriptif Kuantitatif
Analisis Data                : Rentabilitas, Likuiditas, Solvabilitas
Kesimpulan                   :
1.             Rasiolikuiditas, secara keseluruhan keadaan perusahaan berada dalam keadaan baik,meskipun selama kurun waktu dari tahun 2009 – 2011 berfluktuasi. Makin tinggi nilai rasio likuiditas, menandakan bahwa keadaan perusahaan berada dalam kondisi baik atau  liquid.
2.             Rasio solvabilitas, keadaan perusahaan tahun 2009 - 2011 berada pada posisi solvable. Hal ini dapat dilihat bahwa keadaan modal perusahaan cukup untuk menjamin hutang yang diberikan oleh kreditor.
3.             Rasio profitabilitas secara keseluruhan dari tahun 2009-2011 keadaan perusahaan berada dalam posisi baik karena mengalami peningkatan seiring kemampuan perusahaan dalam meningkatkan laba dan efisiensi dalam menggunakan sumber daya.