NPM : 26213856
Kelas : 4EB19
Tugas : SOFTSKILL
Tema : Perencanaan
dan Pengendalian Majerial
NamaJurnal : Jurnal Ilmu Sosial
Akuntansi
Volume
/ Halaman : Volume 10 No
2 / 69-76
Nama
Penulis : M.
Nizaru lAlim
Judul Jurnal : Efektivitas Perpaduan Komponen Anggaran dalam Prosedur Anggaran:
Pengujian Kontinjensi Matching
Tanggal
Jurnal : November
2008
Tujuan Penelitian :
-
Untuk menguji efektivitas perpaduan antar komponen anggaran dengan
pengujian kontinjensi matching dengan argumen bahwa penganggaran merupakan suatu
prosedur yang berurutan dan saling terkait antar komponen anggaran. Komponen anggaran
yang diteliti meliputi:
· Partisipasi anggaran
· Sasaran anggaran
· Revisi anggaran dan evaluasi anggaran.
Metode Penelitian :
-
Penelitian
survei dengan menggunakan pendekatan kontinjensi. Kontinjensi antara komponen anggaran
dalam proses penganggaran merupakan perpaduan antar desain organisasional.
-
Metode
pengambilan sampel dengan menggunakan metode cluster random sampling.
-
Langkah
pengambilan sampel dilakukan dengan tahap:
1. Mengelompokkan populasi dalam tiga kelompok
(cluster) perusahaan barang konsumsi
2. Memilih secara random sampel dalam setiap
cluster populasi.
-
Data
penelitian adalah data primer. Tahapan pengumpulan data dilakukan dengan cara:
1. Survei melalui pos (mail survei)
dengan bantuan direktori daftar perusahaan di Indonesia
2. Mengirimkan kuesioner melalui email
perusahaan (email survey)
3. surveyor
4. koneksi dengan menggunakan cara-cara
di atas diperoleh tanggapan responden 119 manajer unit bisnis.
Hasil Penelitian :Partisipasi anggaran berpengaruh signifikan terhadap sasaran
anggaran. Argumennya partisipasi yang tinggi memungkinkan manajer untuk memudahkan
sasaran anggaran yang dicapai atau peluang menciptakan senjangan (slack)
anggaran. Hasil ini konsisten dan memperkuat argument bahwa kondisi lingkungan pada
saat dilakukan penelitian relatif tinggi atau tidak stabil sehingga kebijakan dalam
setiap prosedur anggaran tidak perlu fit dengan sasaran anggaran. Kebijakan revisi
anggaran dan gaya evaluasi anggaran dipengaruhi oleh ketidakpastian lingkungan.
Govindarajan (1988) yang menemukan bukti empiris bahwa efektivitas gaya evaluasi
anggaran kontinjen terhadap ketidakpastian lingkungan. Pengalaman manajer juga menjadi
faktor yang dipertimbangkan. Hasil penelitian Alim (2006) menyimpulkan bahwa manajer
unit bisnis yang belum berpengalaman menjadikan ketidakpastian lingkungan berpengaruh
terhadap efektivitas gaya evaluasi anggaran Temuan empiris dalam penelitian ini
menyarankan bahwa sebaik-nya gaya evaluasi anggaran bagi manajer lini produk yang
belum berpengalaman dan menghadapi ketidak pastian lingkungan yang tinggi berorientasi
pada proses pencapaian sasaran anggaran bukan pada varian anggaran.
Kesimpulan :Bahwa kebijakan revisi anggaran pada kondisi khusus dan gaya
evaluasi anggaran yang berbasis pada proses pencapaian anggaran tidak sekedar varian
anggaran dipertimbangkan untuk meningkatkan kinerja. Dalam proses penyusunan anggaran,
pelaksanaan dan koordinasi serta pengendalian anggaran, komponen anggaran tidak
harus dipaksakan fit dengan tingkat kesulitan anggaran. Namun demikian, adanya
match antar komponen anggaran dengan sasaran anggaran berpotensi untuk meningkatkan
kinerja manajerial.
Pendapat Mengenai Jurnal :Menurut kelompok kami, Sistem Anggaran memiliki fungsi manajerial
yang meliputi perencanaan, koordinasi, evaluasi (pengendalian), dan umpan balik.
Terkait dengan fungsi manajerial maka antara satu komponen anggaran dengan komponen
anggaran lain memiliki time sequence. Faktor desain organisasional yang mungkin
berpengaruh pada prosedur anggaran dalam proses pengendalian manajemen seperti
proses perencanaan stratejik (strategic planning). Penelitian membuktikan,
bahwa partisipasi tidak berpengaruh signifikan terhadap sasaran anggaran.
DAFTAR PUSTAKA

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.