NPM : 26213856
Kelas : 4EB19
Tugas : SOFTSKILL
Tema : Pengungkapan dan Pelaporan
Nama Jurnal : Jurnal Islamic Finance & Business
Review
Volume / Halaman : Vol. 5 No.1
Nama Penulis : Erna Agustin Roziani, Sofie
Judul Jurnal : Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Pengungkapan
Sosial Dalam Laporan Tahunan Bank Konvensional Dan Bank Syariah Di Indonesia
Tanggal Jurnal : Januari – Juli 2010
Tujuan Penelitian : Untuk untuk mengetahui beberapa faktor yang berpengaruh
terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial bank-bank di Indonesia yang
meliputi bank konvensional dan bank syariah periode 2004-2007.
Metode Penelitian : Menggunakan metode penghitungan indeks pengungkapan social
dan regresi linear beranda.
Hasil Penelitian :
A. Pengungkapan Dalam Laporan Keuangan
Secara konseptual, pengungkapan merupakan bagian integral
dari pelaporan
keuangan (Suwardjono, 2005). Secara teknis, pengungkapan
merupakan langkah akhir dalam proses akuntansi, yaitu penyajian informasi dalam
bentuk seperangkat penuh statement keuangan. Laporan
keuangan merupakan hasil akhir dari suatu proses akuntansi. Agar informasi keuangan
yang disajikan bermanfaat bagi para pemakai, maka proses penyajiannya harus
berdasarkan pada standar akuntansi yang berlaku
Beberapa peraturan BAPEPAM yang mengatur pengungkapan:
B. Hasil dan Pembahasan Bank Konvensional :
1.
Size
Hasil
pengujian menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap pengungkapan sosial
yakni dengan nilai t-hitung sebesar 6.95 dan P-value
sebesar 0.000
(P-value < 0.05). Hal ini dapat diinterpretasikan bahwa semakin
besar ukuran perusahaan maka akan semakin luas pengungkapan sosial yang
dilaporkan oleh perusahaan.
2. Likuiditas
Hasil
dalam penelitian ini menunjukkan bahwa rasio likuiditas menunjukkan pengaruh
yang negatif dan tidak signifikan terhadap pengungkapan sosial. Ini berarti
tinggi rendahnya rasio likuiditas yang dimiliki bank tidak akan berpengaruh terhadap
pengungkapan sosial bank. Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung dan p-value, yaitu masing-masing sebesar -1.16 dan 0.250 (p > 0.05).
3. Leverage
Dalam
penelitian ini, leverage yang diproksi dengan
rasio hutang terhadap modal (DER) menunjukkan
pengaruh yang tidak signifikan terhadap pengungkapan sosial bank. Ini dapat
dilihat dari nilai t dan p-value yaitu sebesar 0.51
dan 0.611 (p> 0.05). Hal ini
menunjukkan bahwa tinggi rendahnya tingkat leverage
bank
tidak berpengaruh terhadap luas pengungkapan sosial bank. Dengan
demikian, hasil penelitian ini tidak
mendukung teori agensi yang menyatakan pengaruh positif leverage terhadap pengungkapan sosial.
4. Net Profit Margin
Dari
hasil penelitian dapat dilihat bahwa net profit margin mempunyai hubungan
negatif dan tidak berpengaruh signifikan terhadap
pengungkapan social bank, yaitu dengan nilai t = -1.50 dan p-value = 0.138 (p > 0.05). Ini menunjukkan
bahwa besar kecilnya profitabilitas tidak akan mempengaruhi tingkat
pengungkapan sosial perusahaan.
C. Hasil dan
Pembahasan Bank Syariah
1. Size
Hasil penelitian terhadap size
pada
bank syariah menunjukkan hasil yang sama dengan hasil pada bank konvensional,
yakni size menunjukkan pengaruh signifikan terhadap pengungkapan
sosial. Size perusahaan yang diproksi dengan Ln total aktivamemperlihatkan nilai t-hitung sebesar 9.15 dan p-value sebesar 0.000 (p-value < 0.05).Hal ini
dapat diinterpretasikan bahwa semakin besar ukuran perusahaan maka akansemakin
luas pengungkapan sosial yang dilaporkan oleh perusahaan.
2. Likuiditas
Hasil pada bank syariah ini menunjukkan perbedaan dengan
hasil pada bank konvensional, yaitu bahwa rasio likuiditas menunjukkan pengaruh
positif dan signifikan terhadap pengungkapan sosial. Hal ini dapat dilihat dari
nilai t hitung dan P-value yang masing-masing
sebesar 4.62 dan 0.002 (p < 0.05). Ini
berarti semakin tinggi rasio likuiditas yang dimiliki bank akan semakin luas
pula informasi sosial yang diungkapkan oleh bank.
3. Leverage
Dalam penelitian ini, leverage
yang
diproksi dengan rasio hutang terhadap modal (DER) menunjukkan
pengaruh signifikan terhadap pengungkapan social bank syariah dengan nilai t
dan P-value yaitu sebesar 6.21 dan 0.000 (p < 0.05). Hal ini
menunjukkanbahwa tinggi rendahnya tingkat leverage
bank
akan sangat berpengaruh terhadap luaspengungkapan sosial bank. Ini berarti
semakin tinggi tinggi tingkat leverage yang dimiliki bank
akan semakin besar pula pengungkapan sosialnya.
4.
Net Profit Margin
Berdasarkan hasil statistik yang dilakukan dapat dilihat
bahwa Net profit margin mempunyai hubungan negatif dan tidak berpengaruh signifikan
terhadap pengungkapan sosial bank, yaitu dengan nilai t = -1.44 dan P-value = 0.192 (p > 0.05). Ini menunjukkan bahwa
besar kecilnya profitabilitas tidak akan mempengaruhi tingkat pengungkapan sosial
perusahaan. Hasil pengujian terhadap net profit margin pada bank syariah
ini menunjukkan hasil yang sama dengan bank konvensional.
Kesimpulan : Hasil
penelitian, dapat disimpulkan bahwa :
1. Pengujian secara
individu pada bank konvensional menunjukkan hanya terdapat satu variabel
independen yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengungkapan sosial,
yakni variabel size.
2. Berbeda dengan hasil
pengujian pada bank konvensional, hasil pengujian secara individu pada bank
syariah menunjukkan bahwa terdapat tiga variabel independen yang berpengaruh
signifikan terhadap tingkat pengungkapan sosial. Variabelvariabel independen
tersebut adalah size, rasio likuiditas, dan rasio leverage.
Pendapat Saya : Berdasarkan penjelasan tersebut,
menurut saya :
1. Untuk peneliti
berikutnya disarankan memasukkan variabel lain yang mendukung penelitian,
seperti tekanan stakeholders / serikat pekerja, peraturan pemerintah, dan lain-lain.
Disamping itu dapat juga dilakukan dengan menggunakan proksi yang berbeda.
2. Untuk meminimalisir
subjektifitas sebaiknya digunakan indeks kesesuaian observasi, yaitu dengan
membandingkan dengan hasil peneliti lain.
SUMBER :
tifbr-tazkia.org/index.php/TIFBR/article/download/41/38

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.